Indonesian Fashion Week 2016 : Wardah CO(L)ORDINATION

8:39 PM


Terakhir ke IFW itu tahun 2014, aku miss di 2015 karena waktu itu masih kuliah di Jogja. Ngga bisa banget pulang karena masih ada ujian. 

Dan di 2016 ini seneng banget akhirnya bisa ke IFW lagi! Selalu seneng dengan fashion week seperti ini sih. Selalu bisa nambah inspirasi untuk belajar dan berkarya di banyak hal. Yap, nggak cuma fashion. Belajar seni dan bisnis juga bisa :)

Dari 4 hari dilaksanakannya IFW, sayang sekali aku cuma bisa ikutan di hari terakhirnya. Sebenernya kalaupun longgar, nggak bakalan juga empat hari penuh kesana terus, sih. Paling liat jadwal dulu show-nya siapa aja yang mau didatengin.

Dari awal pun udah ngincer fashion show CO(L)ORDINATION dari Wardah ini. Di dalamnya memuat fashion designer yang suprisingly semuanya favorit aku!

Ada Ria Miranda, Dian Pelangi, Zaskia Sungkar, Barli Asmara dan juga Mel Ahyar.

***
A Brilliant Concept!

Firstly, mungkin aku mau bahas konsep/tema yang diusung sama Wardah sebagai sponsor besar di acara IFW 2016 kali ini.

Menurut aku, konsep ini brilliant banget! Selain menggandeng 5 designer yang paling bersinar setahun terakhir, ternyata filosofi dari CO(L)ORDINATION itu keren banget loh. 

Nama CO(L)ORDINATION yang adalah gabungan kata dari Color dan Coordination ini sekiranya mengartikan bahwa kecantikan dan keindahan adalah gabungan dari beberapa warna. Permainan warna yang saling berkoordinasi melengkapi satu sama lain, dapat memunculkan karakter tersendiri pada setiap karya, dan untuk Wardah sendiri, dalam setiap karakter riasan.



CO(L)ORDINATION sendiri memiliki inspirasi dari lima keindahan alam di Indonesia, yaitu Raja Ampat di Papua, Kawah Ijen di Banyuwangi, Kawah Putih di Ciwidey, Goa Gong di Pacitan, dan juga Kepulauan Bangka Belitung. 

Lima keindahan alam Indonesia tersebut merepresentasikan lima gaya makeup yang berbeda yang diciptakan oleh Wardah, yaitu Flow, Flame, Sky, Stone dan Glow.  Kelima gaya makeup ini terinspirasi dari unsur-unsur alam yang ada di lima keindahan alam Indonesia yang dipilih oleh Wardah.

Untuk merepresentasikan gaya makeup dan tema CO(L)ORDINATION lebih lanjut, Wardah menggaet lima designer handal Indonesia untuk merepresentasikan unsur alam tersebut dalam sebuah rancangan busana.

***
A Fabulous Fashion Show

Raja Ampat - FLOW
Terinspirasi dari elemen air pada keindahan  Raja Ampat
Direpresentasikan oleh rancangan Ria Miranda : Sea Shore

Ria Miranda for Wardah
Koleksi uni Ria sebenernya yang paling aku tunggu-tunggu. Selalu suka deh sama koleksinya Uni. Terinspirasi dari Raja Ampat dan menonjolkan unsur air, Uni tetap bermain di warna-warna lembut dengan cutting yang lebih flowy. Kayaknya sih, yang flowy-flowy gitu terinspirasi dari ombak atau aliran air kali ya.

Dalam tema Sea Shore yang diangkat oleh Ria Miranda ini, sang designer tetap memunculkan ciri khasnya, yaitu warna pastel dan print bunga-bunga sebagai motif kain yang manis banget kalo dilihat.

Kawah Ijen - FLAME
Terinspirasi dari letupan yang terdapat di Kawah Ijen dengan menitikberatkan pada elemen api
Direpresentasikan oleh rancangan Dian Pelangi : LEMBAYUNG JIVA


Dian Pelangi for Wardah
Dian Pelangi disini merepresentasikan api, lho. Tegas, kuat, dan berani. Kali ini Dian memilih tema untuk koleksinya dengan nama Lembayung Jiva. Dian full bermain degan bahan songket yang terkesan kaku dan kuat, namun tetap elegan. Potongan busana-busana yang dipamerkan Dian Pelangi juga terkesan tegas. Untuk warna, Dian bermain di warna-warna berani namun tetap colorful selayaknya karakter sang designer, seperti fuschia, navy, merah, cokelat dan biru tua.

Kawah Putih - SKY
Terinspirasi dari elemen udara yang tenang dan terkesan misterius pada Kawah Putih
Direpresentasikan oleh rancangan Mel Ahyar dan Andien : POHACI


Happa for Wardah
Mel Ahyar berkolaborasi bersama Andien, melalui line Happa mengeluarkan karya busana dengan tema Pohaci. Pohaci adalah nama lain dari dewi mitologi dalam tatanan tradisonal masyarakat Sunda. Yap, hal ini sesuai sama inspirasi karya Happa, yaitu Kawah Putih yang terletak di Ciwidey, Jawa Barat.

Karakter yang ditunjukkan lebih tenang, misterius, dan elegan, karena yang direpresentasikan adalah elemen udara. Cuttingnya jauh lebih unik dibandingkan designer lainnya, lebih beragam mulai dari yang tegas sampai yang berbahan jatuh. Warna-warna yang dimainkan justru terlihat lebih menyenangkan, meskipun warna yang dipilih hanya terkonsentrasi pada warna putih, abu, biru muda dan hitam.

Goa Gong Pacitan - STONE
Terinspirasi dari keras dan tegasnya bebatuan dalam Goa Gong Pacitan
Direpresentasikan oleh rancangan Zaskia Sungkar :GOAGONG


Zaskia Sungkar for Wardah
Zaskia Sungkar selalu menarik dalam menampilkan warna monokrom. Kali ini, Zaskia berkesempatan merepresentasikan elemen batu dari Goa Gong Pacitan dengan tema GOAGONG. Yap, karakter yang ditonjolkan tentu sangat tegas. Cutting yang dipilih Zaskia cenderung simple, bahkan kalau aku bilang busana yang dipamerkan kemarin cukup ready to wear untuk sehari-hari. Keunikan yang dipilih Zaskia ialah memadukan warna hitam-putih dengan emas sebagai representasi dari relief yang terdapat pada Goa Gong.

Kepulauan Bangka Belitung - GLOW
Terinspirasi dari indahnya cahaya senja di Kepulauan Bangka Belitung 
Direpresentasikan oleh rancangan Barli Asmara : Glow of Parai


Barli Asmara for Wardah
Designer yang udah aku favoritin sejak SMP ini menurutku yang paling menarik dari rangkaian fashion show kemarin. Dengan tema Glow of Parai, Barli Asmara fokus pada warna hitam dan emas, dengan busana yang supeeeer elegan! Seneng banget lihatnya! Warna emas, cokelat atau krem tersebut merepresentasikan warna-warna langit senja di Kepulauan Bangka Belitung.

Udah gitu, model-model peraga busananya muncul layaknya metammorfosa. Mulai dari anak kecil, remaja, hingga dewasa. Semuanya bermunculan secara berurutan. 


***

Basically fashion shownya seru, dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Bisa dibilang, fashion show ini yang paling banyak menyedot perhatian pengunjung. Mungkin karena ini representasi dari tema besar yang diusung, selain itu juga karena sponsor besarnya adalah Wardah. Dan fashion show ini adalah fashion show yang terakhir dalam rangkaian acara Indonesian Fashion Week 2016.

Jam 21.30 sampai jam 22.30, boooo!

Aslinya sih di tiket mulainya jam 20.00, tapi ternyata meleset jauh dari perkiraan. Pas penonton CO(L)ORDINATION udah pada ngantri, ternyata show sebelumnya belum selesai. Entah kenapa karena aku pun nggak ikut fashion show sebelumnya.

Agak kecewa sih, ngaret. Karena posisinya kita ngantri, berdiri. Selama..., 1 jam. Berasa antri sembako :)) banyak banget yang update di Snapchat pas lagi ngantri show ini, mungkin karena pada bete kali ya.. But overall, rasa kecewa itu cukup terbayar dengan kerennya busana-busana yang ditampilkan, kok.

Thankyou Wardah for the invitation.

Got this goodie bag. Lumayan hydrating gelnya, kebetulan aku lagi rutin make juga beberapa bulan terakhir dan belum sempet buat reviewnya di blog. Hahahaa :))
PS : Di tengah-tengah show, ada surprise! Yap! Tulus!
Sampai jumpa di IFW 2017! :)

OOTD pas ke IFW, baca disini ya :)

 Love,


You Might Also Like

2 Comments

  1. Nah beneran molor ya ternyata, hehe. Ini melebihi jam malamku jadi aku udah memutuskan skip dr awal. Lumayan nih jd liat review Puput :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Molor banget mbaaa.. Capek banget loh antrinya -__- Kemarin pulang jam berapa? Keluar JCC aja udah jam 11 kalo aku. Hahaha

      Delete