Komunitas Titik Temu : ARTPRENEUR 2015

11:33 PM

IT'S SUPER LATEPOST. Sorry, hahahah *ketawa sambil nangis*

Sebagian dari #ARTPRENEURteam bersama ketiga bintang tamu yang hadir, Kak Ben Kasyafani, Kak Jenahara Nasution dan Kak Andina.

Had so much fun in this event! Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan barokah.
Jadi, ini adalah komunitas tempat aku bergabung sekarang, ya.. Aku baru-baru aja sih gabungnya. Tapi ya komunitasnya juga terbilang baru, hahaha. Namanya Komunitas Titik Temu, kebetulan selain aku gabung yang skala nasional, aku juga gabung di regional Jabodetabeknya, sesuai dengan tempat tinggalku. 

Komunitas Titik Temu atau KTT sendiri adalah sebuah komunitas seni Indonesia, yang skalanya nasional dan punya beberapa regional di seluruh Indonesia. Adapun aliran seni/art yang ada di dalamnya itu macem-macem banget, mulai dari desain, lukis, gambar, desain baju, grafis, dekorasi, dll dll deh. Kalo aku sih, lebih ke seni gambar, public speaking sama nulis aja sesuai dengan passionku.

Setelah beberapa bulan gabung, aku bareng temen-temen KTT lainnya ngadain event pertama komunitas kita yang bernama ARTPRENEUR. Kenapa ARTPRENEUR?

Logo ARTPRENEUR in the artwork

Sharing tentang KTT ke para peserta

Sederhana aja, karena logikanya dengan seni, kita nggak cuma bisa berkarya, tapi juga bisa mandiri dengan wirausaha/entrepreneur. Jadilah ARTPRENEUR, yaitu gabungan dari ART dan ENTREPRENEUR. 

Honestly hal ini bener-bener cocok bgt sama prinsip yang ditanamin orang tuaku ke aku, bahwa orang kreatif itu nggak akan pernah mati. Ibaratnya, sesusah-susahnya orang kreatif, dia akan cari cara yang beda, yang unik, yang apalah apalah, buat menghidupi kehidupannya. Orang kreatif terbiasa berpikir tanggap, cepat, kritis, dan beda. Orang kreatif  akan kalah dengan mereka yang pintar dan kaku, karena orang kreatif lebih pandai membaca peluang. 

Tema ini juga sesuai banget kan, sama MEA yang akan mulai akhir tahun 2015 ini. In my opinion sih, hanya di tangan orang-orang kreatif-lah nantinya produk dalam negeri Indonesia bisa bersaing hebat dengan produk ASEAN lainnya. Ya.. sebenernya, impact yang diharapin dari acara ini nggak sampai sejauh itu sih, tapi minimal audiens yang dateng bisa tergerak dan sadar bahwa dengan kreativitas kita semua bisa unggul, punya ciri khas, termasuk dalam halnya hidup mandiri dengan berwirausaha.

***

Acara ARTPRENEUR sendiri terlaksana tanggal 17-18 Oktober kemarin, di aula gedung DPP LDII, Patal Senayan. Animo pesertanya, luar biasa! Melebihi ekspektasi Alhamdulillah. Dan InsyaAllah ini yang memacu kita untuk terus mempertahankan ARTPRENEUR sebagai special videntity dari KTT Jabodetabek. Yap, semoga akan terus terlaksana ARTPRENEUR 2016, 2017, 2018, dan seterusnya.





Acara ARTPRENEUR 2015 sendiri kemarin dirancang sedemikian rupa, but honestly agak kurang maksimal, sih. Ya... 8/10, lah. Masih banyak kekurangannya. Kiranya anak-anaknya kan juga baru pada kenal, kompak sih kompak, cuma mungkin masih belum pada all out semuanya. Tema pameran juga belum terkerucut dengan baik, but it's okay! Ini jadi masukan kita banget untuk tahun-tahun selanjutnya! *ceritanya mengakui kesalahan* :''')))

Di ARTPRENEUR 2015 ada beberapa rangkaian acara, maklum bok kan dua hari tuh. Acara utama, pastinya ada pameran karya. Karya-karya ini diperoleh dari anggota KTT dari seluruh Indonesia, yang diseleksi sampai pada akhirnya dipamerkan sekian puluh karya (lupa, wkwk). Karena pamerannya lebih ke sifat yang simple gitu, jadi ya pamerannya untuk yang emang ada hasil jadinya aja, misalnya lukisan, poster, desain grafis, ataupun baju.


Salah satu rancangannya Jenahara, from Jenahara Black Label

Sepatu lukis by Slight, dari Kak Andina. I love this installation.



Word Corner, jadi tiap pengunjung bisa komen apa aja disini.





Ada juga talkshow KTT yang punya bintang tamu istimewa. Pastinya, pembicaranya juga harus yang sesuai sama value yang mau diangkat dari ARTPRENEUR ini sendiri, yaitu wirausaha muda yang menginspirasi lewat karyanya. Alhamdulillah, kita bisa panggil Kak Jenahara (desainer mode Indonesia), Kak Andina (desainer sepatu lukis), Kak Harry Jackson (Ilustrator), dan juga Kak Emte (Pelukis & Ilustrator). They're veryyyyyy inspiriiiiing! Talkshownya juga dimoderatorin sama the special ones juga, lho. Ben Kasyafani!






Then, ARTPRENEUR juga ngadain workshop bikin gelang kulit handmade gitu. Kebetulan ada beberapa anggota KTT Jabodetabek yang expert di bidang ini. So, mereka share pengalamannya ke para peserta yang udah hadir. Oh iya, peserta yang dateng tuh selain dari Jabodetabek, ada juga yang dari luar kota lho, such as Bandung, Malang, and Yogyakarta. Thanks for coming, artsy souls! 

Selain itu, ada juga bazaar (so sorry I didn't take a picture of it) dan photobooth lucu yang digambar banget sama anggota KTT yang jago-jago gambar gitu. The result was.... totally cute!

The Photobooth
Oke, kira-kira gitu lah acaranya. We had so much fun! Alhamdulillah jazaa kumullohu khoiro for having me as a committee and growing together as a dream team. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang, kreativitas dan ilmu yang barokah untuk terus bikin event-event selanjutnya. See you in ARTPRENEUR 2016 :)

Top : The Executive | Skirt : @iftabutik (on Instagram) | Shoes : Berrybenka/ALIVE |
Scarf : Idk the label, my Mama bought in Madeenah.  But it really suit me, totally!
That's my outfit for the first day in ARTPRENEUR 2015. In the second day, I choose sporty looks for my outfit. Check the update in here.



The #Gareulis Team, hakhakhak

And here they are, the KTT dream team! Tons of looovveeeeefor our achievements, cheers!

Let's create more wonderful journey in 2016, team!

With love,
Putrie.

You Might Also Like

0 Comments