Firasat

7:24 PM

"Cepat pulang

   Cepat kembali, jangan pergi lagi...."

A song by Marcell, Lyric by Dee Lestari

Sejak awal lagu ini muncul, kalau tidak salah ketika saya duduk di bangku sekolah dasar, kelas 5 atau kelas 6. Ya, saya begitu fasih menyanyikan bait demi bait kata-kata yang tertata rapih dalam lagu ini. Lagunya menenangkan, liriknya seperti membelai pelan. Tenang dan dapat membawaku hanyut dalam perasaan.

Sampai detik ini, lagu ini masih mebawa pesan yang begitu mendalam, terkait dengan sisa-sisa masa laluku yang tetap kusebut indah. Lagu ini masih bisa kugandengkan dengan titik embun masa yang aku jalani sekarang. Dee Lestari, penulis buku itu, tetap menjadi sorotan utamaku dalam asahan kata-kata indahku kedalam sastra. Kukenali dia sejak lama, sebelum lagu ini ada. 

Aku dan firasat

Ketika aku dan firasat melebur menjadi satu, aku terhanyut dalam buai mimpi yang syahdu. Kini aku kembali menjejerkan mataku didepan alat yang kubilang canggih itu, sebuah laptop yang isinya berantakan. Aku ingin berfirasat baik, baik sebaik-baiknya, agar aku bisa melahirkan tanda tambah bagi apa yang ada disekitarku, molekul plus kuartikan sebagai pikiran positifku. Aku menyeruput kopi panas itu, kuletakkan lagi agar dia damai dalam cangkir. Aku terbuai, larut bersama mimpi.. Dan aku hilang arah lagi...

Mimpi itu berlanjut dan kutuliskan bait demi bait.


Luruskan niat itu, firasat mengiringmu, menuju molekul-molekul positif yang melaju bersama mimpi.

You Might Also Like

0 Comments